KKN mahasiswa Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang kali ini dilakukan di kecamatan Ranuyoso Lumajang, dengan menerapkan teori PAR (participatory action research).
Para perserta KKN dan DPL diharap benar-benar berperan aktif dalam meneliti terhadap apa yang sebenarnya yang terjadi terhadap masalah-masalah sosial masyarakat Ranuyoso (Kecamatan tempat KKN 2021). Hal ini sudah di sosialisasikan terhadap peserta KKN pada acara Pembekalan KKN Mahasiswa IAIS (Senin 18 Oktober 2021).
Sementara pesan Rektor Institut Agama Islam Syarifuddin (Drs Satuyar Mufid MA) diharap pada acara KKN berlangsung para peserta KKN, DPL, dan panitia tetap menjaga almamater Kampus IAIS yang selama ini tetap konsisten terhadap prinsip Ahlusunnah wal Jamaah.
Sambutan Dari Camat Ranuyoso menyarankan kepada peserta kkn 2021 untuk selalu kompak dan solid dalam melakukan kegitan KKN dengan harapan merek dapat mensejahterakan dan mengoptimalkan SDM masyarakat ranuyoso
Pesan rektor yang lain adalah para mahasiswa peserta KKN di instriktusikan supaya pedoman-pedoman Akademik dan larangan-larangan yang ada, diharap juga di perhatikan dengan sebaik-baiknya. Hal ini diperuntukkan demi kebaikan bersama khususnya kebagian pribadi peserta KKN dan nama besar Institut Agama Islam Syarifuddin di Kecamatan Candipuro Lumajang.
Dari sekitar 200 peserta tersebut dibagi menjadi 12 kelompok, dan masing-masing kelompok berjumlah rata-rata 18 peserta. Dari 12 kelompok tersebut di lelakkan di 12 posko, posko pertama berada di desa Wonoayu, Tegalbangsri, Ranubedali 1, Ranubedali 2, Alun-Alun, Penawungan, Meninjo, Jenggrong 1, Jenggrong 2, Wates Wetan, Wates Kulon, Sumber petung
Untuk pemberangkatan KKN berbasis PAR ini akan diberangkatkan bersama dari kampus IAIS Syarifuddin Lumajang pada hari Senin tanggal 25 Oktober 2021, disusul berikutnya acara serah terima KKN Mahasiswa Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang dengan para perangkat Kecamatan Candipuro dan para perangkat desa yang ditempati posko terkait

0 Komentar