Pada pembekalan KKN 2021 Bapak Camat mengatakan jika kecamatan Ranuyoso dikabarkan menolak vaksin covid 19, dan beliau membantah masalah ini. Tepat hari penyerahan KKN Desa Ranu Bedali ada vaksinasi di balai desa dan ramai dihadiri oleh masyarakat tiga dusun.
Selama melakukan riset kami juga menyisipkan pertanyaan-pertanyaan seputar vaksinasi dan covid 19. Kalimat yang menyatakan jika masyarakat Ranuyoso menolak vaksin adalah hoax, kenyataannya masyarakat Ranu Bedali sendiri patuh terhadap masalah ini dan sebagian besar sudah melakukan vaksin.
Seorang informan yang kami temui menceritakan secara gamblang vaksinasi di desa Ranu Bedali. per hari ini sudah dilakukan vaksinasi ketiga kalinya dan masyarakat selalu antusias. Untuk vaksinasi pertama masyarakat diberi sembako berupa beras 5 kg, minyak dan gula 1 kg. Dihadiri oleh 60 orang dan termasyuk paling banyak di antara desa-desa lainnya.
Beliau melanjutkan jika vaksin kedua dan ketiga tidak ada keterpaksaan atau mengincar sembako lagi, keinginan itu muncul dari kesadaran diri sendiri. meskipun beberapa orang masih didapati tidak mau melakukan vaksin dengan alasan takut (takut mati-takut semakin sakit).
Hari ini vaksinasi satu dan dua dilakukan ketiga kalinya, diadakan oleh mahasiswa fakultas kedokteran salah satu universitas di Jawa Timur. Masyarakat yang mengikuti cukup banyak terlihat dari antriannya yang cukup panjang. Bahkan masyarakat dusun Guntoran yang beberapa kali kami tanya enggan divaksin, turut ikut serta.
Bisa dipastikan vaksinasi di desa Ranu Bedali akan cepat merata melihat antusiasme masyarakat dan giatnya pemerintah desa memperhatikan mereka.

0 Komentar