Banyak potensi yang dihasilkan dari ladang di desa Ranu Bedali. Dari hasil ladang ini masyarakat memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Di antara tumbuhan yang ditanam seperti pohon sengon, pohon barsa, tebu, kelapa, alpukat, jagung dan sebagainya.

Dari beberapa narasumber kami dapati bahwa ladang di desa Ranu Bedali tergolong tanah subur. Dulunya ladang ini difungsikan sebagai sawah juga, ditanami padi. Hanya saja seiring berjalannya waktu masyarakat mulai berkurang karena memilih menanam pohon, sehingga padi yang sedikit itu jadi langganan burung.

Hasil panen pohon memang lebih banyak meski waktunya lebih panjang. Dibanding padi yang panen setiap 3/4 bulan. Pengairan mereka cukup dengan menunggu air hujan, karena potensi hujan di sini cukup sering.

Sayangnya memang terdapat kekurangan ketika ditanami pohon. Misalnya jika ditanami pohon sengon tidak dapat disandingkan dengan pohon kelapa karena berpotensi mengurangi jumlah buah kelapa yang muncul. Sehingga masyarakat menanam rumput gajah sebagai pakan ternak di antara pohon.

Berbeda dengan pohon barsa, yang tidak dapat ditanami tumbuhan lain karena beresiko mati. Dan sebaiknya ladang hanya ditanami satu jenis tumbuhan saja untuk hasil terbaik.